Mengapa An nisa berkaitan dengan Perempuan " Sejarah dan Hikmah Surah An Nisa"

 

Dinamakan surat an-Nisa karena fokus surat ini berkisar pada pembahasan tentang perempuan. Sejak dari pembukaan surah menjelaskan tentang perempuan dan beberapa permasalahan yang terkait tentang kaum perempuan. Al-Fairuzzabadi menyebut dalam kitabnya Bashair Dzawi al-Tamyiz, bahwa surah An-Nisa dinamakan surah an-Nisa al-Kubra dan surah al-Thalaq disebut surah al-Nisa al-Syughra.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Abu Shalih bahwa biasanya kaum bapak menerima dan menggunakan maskawin tanpa seizin putrinya. Maka turunlah ayat ini (an-Nisaa’: 4) sebagai larangan terhadap perbuatan itu.

Secara umum, tergolong sebagai surat Madaniyah, sebagaimana disebutkan dalam riwayat Bukhari dari Aisyah berkata, “tidaklah surat al-Baqarah dan an-Nisa diturunkan kecuali aku telah bersama Rasulullah.” Dan tidak ada perbedaan pendapat bahwasanya Rasulullah baru berkumpul bersama Aisyah di Madinah. Surat an-Nisa merupakan surat keempat dan surat terpanjang kedua dalam Alquran yang memiliki 176 ayat. 

Read more: https://bincangsyariah.com/khazanah/keutamaan-dan-intisari-surat-nisa

Prof Quraish menjabarkan, jika pendapat Sayyidah Aisyah di atas yang diriwayatkan Imam Bukhari diterima, maka itu berarti surah ini turun setelah hijrah. Sebab Sayyidah Aisyah baru bercampur dengan Nabi SAW setelah hijrah, tepatnya delapan bulan sesudah hijrah.Bahkan para ulama bersepakat bahwa surat An Nisa turun setelah Surah Al-Baqarah dan itu berarti diturunkan jauh sesudah hijrah. Mayoritas ulama berpendapat bahwa surat An Nisa turun sesudah surat Ali Imran, sedang surat Ali Imran turun di tahun ketiga hijrah setelah perang Uhud. Ini berarti surat An Nisa turun sesudah itu. Boleh jadi, kata Prof Quraish, surat ini turun setelah Perang Al Ahzab yang terjadi pada akhir tahun keempat hijrah atau awal tahun kelima. 

Read more :  https://www.republika.co.id/berita/qwb7se320/mengapa-surat-an-nisa-dinamakan-dengan-perempuan

Tentang keutamaan surah an-Nisa, telah banyak disebutkan oleh Rasulullah dalam beberapa riwayat hadis. Seperti dalam riwayat Bukhari, suatu ketika Rasulullah meminta Abdullah ibn Mas’ud membacakan Alquran. Lalu sahabat itu membacakan surat an-Nisa lalu ketika beliau sampai ayat 41, Rasul menyuruhnya berhenti. Sahabat itu menengok dan mendapati kedua mata Rasulullah berlinang air mata.

Juga pada riwayat at-Thabrani, Abdullah ibn Mas’ud mengatakan bahwasanya terdapat lima ayat yang membuatnya merasa dunia itu menyenangkan yaitu An-Nisa ayat 31, An-Nisa ayat 40, An-Nisa ayat 48, An-Nisa 64, An-Nisa 110. Terkait hadis ini, al-Haitsam menyatakan bahwa para periwayat hadis tersebut adalah orang-orang yang saleh. Sehingga ia menghukumi derajat hadis tersebut shahih.

Read more : https://bincangsyariah.com/khazanah/keutamaan-dan-intisari-surat-nisa/

Berikut Surah An Nisa dan Terjemahan audio youtube@attaubah19 :

https://www.youtube.com/watch?v=9OYHRAl92pk


 Wallahu a'lam Bishawab . . .

 

 

 


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengapa An nisa berkaitan dengan Perempuan " Sejarah dan Hikmah Surah An Nisa" "

Post a Comment